Jumat, 09 Maret 2012
Jumat, 02 Maret 2012
Galau akhir semester
Awal masuk kuliah adalah awal dari sebuah perubahan, dulunya manja-manja dengan orang tua sekarang tidak bisa lagi. Hidupn berubah 180 derajat. harus merantau ke kampung orang demi melanjutkan pendidikan. aku masuk kesalah satu perguruan tinggi terbaik di tempat aku yakni di Universitas Syiah Kuala . jantong hate rakyat atjeh kami menyebutnya.
semester awal masuk kuliah, semangat luar biasa. gabung di organisasi eksternal dan internal kampus. hidup selalu menantang dan penuh semangat. kuliah selalu aktif . jam demi jam aku lalui, hari demi hari terlewati, minggu,bulan dan tahunan telah aku lalui tak terasa sekarang aku beranjak ke semester 8. Penelitan (skripsi) yang membuat aku galau.
beberapa saat aku merenung aku tak bisa menyerah begitu saja, begitu banyak hal yang telah aku lalui, masak hanya skripsi aku menyerah, itulah yang ada dalam pikiranku. namun yang aneh bukan aku saja yang merasakan hal ini, beberapa sahabat saya juga mengataka hal yang sama. aku bertanya pada pikiranku apakah ini sindrom semester ahir, ataukah penyakit mahasiswa semester akhir. kucoba berpikir jernih. seberapa besar perjuangan orang tuaku untukkku, sementara aku tak bisa memberikan kebahagiaan untuk mereka. ada beberapa cara yang aku lakukan untuk menghilangkan kegalauan ini. yaitu dengan melihat foto-foto orang tuaku, ku perbanyak membaca, aku mencari pengetahuan lewat senior yang telah sarjana, banyakilmu yang aku dapat untuk mengatasi kegalauan dan kini membuat aku semangat untuk menyelesaikan skripsiku.








